Seni Musik Patrol Sumber Kokap

Musik patrol merupakan seni bermain musik secara bersama-sama layaknya gamelan. Namun perbebedaanya alat yang digunakan merupakan alat tradisional berupa tabung kayu atau yang biasa disebut kentongan yang biasa dibawa para petugas ronda pada malam hari.
Namun seiring berjalannya waktu bentuk kentongan yang sederhana dikembangan menjadi kentongan dalam berbagai ukuran yang tentunya menghasilkan berbagai bunyi khas kentongan namun dengan tinggi nada yang berbeda-beda. Selain kentongan biasanya permainan musik patrol juga diiringi oleh seruling (ini yang membedakan musik patrol dengan musik tongtong khas Madura yang alat tiupnya menggunakan saronen).

Di Desa Sumber Kokap juga terdapat seni musik patrol yang dibentuk langsung oleh Kepala Desa dan pemuda Desa Sumber Kokap sebagai salah satu potensi desa tersebut. Menurut Bapak Basar sebagai ketua dari perkumpulan seni patrol ini, jika seni patrol ini sudah berlangsung cukup lama namun aktif kembali tahun 2016, sejauh ini terdapat 10 orang anggota tetap dalam perkumpulan seni musik patrol ini, 8 orang sebagai anggota yang bertugas sebagai pemukul alat bambu (kentongan), 1 orang lainnya bermain keyboard sebagai pengiring iringan musik patrol. Dalam pertunjukan seni patrol di desa ini biasanya dimainkan beberapa lagu tradisional dan seorang penyanyi. Salah satu contoh lagu yang biasa dibawakan dalam pertunjukan salah satunya yang berjudul Duh Angin.

Seni musik patrol di desa ini biasanya ditampilkan pada saat acara selamatan desa atau menyambut HUT RI. Kegitan latihan rutin biasa dilakukan tiga kali dalam seminggu dan latihan akan lebih intens ketika mendekati waktu pertunjukan. Namun, ketika tidak adanya pertunjukan perkumpulan seni musik patrol ini tidak terlalu aktif kembali dikarenakan para anggota memiliki kesibukan sendiri yaitu kesibukan bekerja.